Langsung ke konten utama

Random Talk


Kata orang memilih memang sulit tapi lebih sulit lagi bertahan pada pilihan. Nah gue to the point aja ya.

Gue sedih banget. Everybody has dreams. Gue juga. Mimpi gue simple tapi susah utk dicapai buat gue pribadi. Sejak SMP gue punya mimpi utk sekolah di luar negeri dan hidup sendiri disana. Entah apa motif gue pas gue SMP. Mimpi gue terus berlanjut sampai gue SMK kelas 2 dan gue udah fix banget mau kuliah tapi di  Universitas Negeri kalo gak Negeri ya luar negeri
Hayoo terlalu tinggi kan??

Gue sibuk cari beasiswa sana sini beli buku panduan gue baca dsb sampailah gue kelas 3. Pendaftaran beasiswa yang gue mau apply itu ke turki dan berkasnya itu lumayan ribet buat ngurus rapot di sekolah tau tuh sekolah macem apa-.- wkwk trus gue akhirnya telat pendaftaran dan gue pun berniat utk mengikutinya lagi tahun depan. Selain itu sekolah gue pun daftarin gue ke Univ Negeri di Indonesia yang gue pilih pada snmptn itu UNJ singkatnya gue keterima... dengan jurusan yang guebsuka  Ilmu Agama Islam. Tapi snm itu gabisa kita tinggalin gitu aja karena dampaknya ke angkatan dibawah gue di smk jadi gue harus ambil. Ortu pun blg gitu. Yaudah gue seneng bgt dan bersyukur gak perlu tes sbm atau mandiri. Tapi.....Gue sedih... gue lihat post forum beasiswa turki itu di fb pengalaman dia sekolah disana dsb. Gue sedih bgt rasanya gue mau nangis tp gatau gimana kaya sedih bgt gitu. Rasanya mau ninggalin UNJ tp gak mungkin. Kata bokap S2 aja di luar. Tapi belum tentu nanti gue fix S2.

Gue tau mungkin emang ini jalan yang Allah kasih. Tapi tetep aja. Milih itu sulit ketika kita sudah memilih. Bertahan pada pilihan lah yang lebih sulit.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chasing A Dream ~ : Pertama Kali Ke Eropa !!! (Part 1)

Sabtu, 13 Oktober 2018 adalah hari dimana kabut yang selama ini menutupi salah satu dari mimpi terbesarku menghilang. Malam minggu itu sangat mengharukan karena ibu yang tak kuasa menahan bendung air mata melihatku perlahan menjauh menuju boarding gate  di bandara. Masih sedikit gak percaya kalau malam ini aku akan terbang ke Jerman. Jerman bukan salah satu negara yang kuimpi-impikan untuk dikunjungi, bahasa Jerman pun tak pernah terlihat menarik untukku selama ini tapi siapa yang sangka negara maju inilah yang menjadi negara pertama yang kukunjungi dalam sejarah hidupku. Tak peduli lah selama aku bisa mendapatkan pengalaman baru, kenapa tidak? Bersama Ibu 💗 Flashback sedikit, mimpi terbesarku sejak kelas 6 SD adalah ke luar negeri. Bukan, bukan untuk liburan. Tapi untuk sekolah. Karena liburan hanya sebentar dan posisiku hanya sebagai turis bukan penduduk. Pengalaman yang didapat ketika menjadi turis dan menjadi penduduk setempat sudah pasti berbeda. Iya, sekecil ...

Seminar: "Belajar Dari Rekonsiliasi Korban dan Mantan Pelaku Terorisme"

Badan Eksekutif Mahasiswa Prodi (BEMP) Pendidikan Agama Islam, Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Seminar dengan tema "Belajar Dari Rekonsiliasi Korban dan Mantan Pelaku Terorisme" di Gedung Ki Hajar Dewantara, kampus , UNJ pada hari Kamis 1 November 2018. Acara ini diisi oleh pembicara Imam Prasodjo (Dosen Sosiologi UI), Ali Fauzi ( Mantan Teroris), Hasibullah Satrawi (Direktur AIDA),Ni Luh Erniati (Korban Bom Bali), Dr. Ramdhani M,pd (Dosen UNJ), Dr. Abdul Fadhil (Dosen UNJ) sekaligus sebagai moderator. Dan dihadiri oleh peserta dari berbagai institusi, mulai dari UNJ, UIN, Universitas Ibnu Chaldun, Universitas Pamulang, Universitas Islam Jakarta, dan lain sebagainya. Dalam pembicaraanya, Hasibullah Satrawi memaparkan tentang perkembangan pemikiran ekstrim yang sekarang marak terjadi di ranah kampus.  Salah satu buktinya adalah adanya praktek keagamaan ekstrim seperti ideologi untuk mengislamkan Indonesia secara kaffah, gerakan untuk melakukan kekerasan m...

Diskusi Ilmiah : Moderasi Islam dalam Thariqah Alawiyah (MAHYA - Universitas Negeri Jakarta)

Sebagai bentuk antisipasi dalam menyikapi problematika Umat Islam saat ini dalam beragama, Majelis Hikmah Alawiyah bekerja sama dengan BEM Prodi Pendidikan Agama Islam, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam menyelenggarakan diskusi ilmiah bertajuk "Moderasi Islam dalam Thariqah Alawiyah" yang menghadirkan Habib Alwi bin Abdullah Alaydrus, Habib Alwi bin Ahmad bin Syihabuddin dan Dr. Abdul Fadhil, MA sebagai narasumber. Kegiatan ini dibuka untuk umum dan dihadiri oleh banyak mahasiswa lintas jurusan, khususnya para mahasiswa dan dosen dari Program Studi Pendidikan Agama Islam serta tamu undangan. Sumber : Dokumentasi Diskusi Ilmiah ini dilaksanakan pada Hari Selasa, 9 Oktober 2018 di Gedung Ki Hajar Dewantara Lantai 9, Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan diawali dengan sambutan  selamat datang oleh Dr. Umasih, M. Hum selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Sosial, UNJ yang mana menyambut baik kegiatan diskusi ilmiah ini karena akan sangat bermanfaat sebagai bek...